Situasi Tinju Dunia Hari Ini Sebagai Hiburan

situasi tinju dunia hari ini sebagai hiburan

Semua orang tentu menonton acara olah raga seperti pertandingan sepak bola, tenis dan bahkan tinju sebagai sumber hiburan. Apa yang menyebabkan situasi tinju dunia hari ini merosot di kancah hiburan?

Tinju adalah olah raga yang menunjukan seorang atlet melawan atlet lain beradu teknik dan daya tahan dalam menjatuhkan satu sama lain. Olahraga ini sangat populer di tayangan TV Indonesia sejak lebih dari 15 tahun yang lalu di Indonesia. Banyak tayangan menunjukkan pertandingan yang penuh kekerasan ini.

Daya Jual Tinju Sebagai Hiburan

Dalam konteks hiburan, olahraga tinju menjual kekerasan dan keseruan pertarungan. Ketangkasan dan teknik yang digunakan para atlet tinju terkadang tidak begitu dihiraukan dalam konteks hiburan ini. Para penonton banyak diantaranya yang hanya menikmati pertarungan dan usaha yang dilakukan oleh kedua petarung tinju demi menjatuhkan lawan.

olah-raga-tinju-dunia

Banyak kasus kekerasan yang terekam pada dunia tinju dan ini menambah bumbu sebagai bahan pembicaraan. Contoh terkenal kejadian ini adalah saat Mike Tyson menggigit lepas telinga lawannya. Berita ini tentu menghebohkan dan membuat makin banyak orang ingin melihat kejadian seperti ini. Situasi tinju dunia hari ini sudah lepas dari kejadian seperti ini dan karena itu mulai ditinggalkan sebagai olah raga hiburan kekerasan favorit.

Tentu berkurangnya kasus menghebohkan ini baik bagi para atlet dan organisasi yang menjunjung tinggi tinju sebagai olahraga. Walaupun begitu hal ini tetap menurunkan daya tarik menonton olahraga tinju. Mungkin saja suatu saat ada atlet yang menggunakan kemampuan menarik yang dapat menarik para penonton.

Kemampuan menarik dan karisma tentu penting bagi semua atlet. Pada dunia tinju, figur terkenal yang menujukan pertarungan menarik dan trik yang tidak umum adalah Muhammad Ali. Karisma dan cara bertarung yang unik dalam menghadapi lawan sangat dinikmati penonton dan sampai sekarang meninggalkan sejarah tersendiri di dunia tinju.

Persaingan dengan Olahraga Se-Genre

Situasi tinju dunia hari ini dalam konteks hiburan bisa dibilang mulai tersingkir oleh tayangan olahraga maupun semi-olahraga yang se-genre. Genre pertarungan antar atlet ini tentu sudah ada dari lama. Contoh yang sampai sekarang masih dinikmati oleh warga lokalnya yaitu Sumo.

Sumo masih populer secara lokal (di negara asalnya Jepang) namun tidak dapat meranjah sampai internasional karena tidak banyak atlet yang bersaing secara internasional dalam olahraga ini.

Olahraga yang menggeser tinju dari mata banyak orang adalah MMA dan gulat. MMA adalah olahraga pertarungan yang dilakukan dalam ring mirip dengan kandang dan pertarungan lebih brutal dan bebas dibandingkan tinju. Gulat di sini adalah kegiatan semi-olahraga yang bercampur dengan elemen hiburan. Banyak aspek cerita dan kompetisi dalam gulat adalah rekayasa dan bohongan namun hal yang perlu diingat adalah keahlian para atlet gulat dalam melakukan gerakan berbahaya adalah sungguhan.

MMA menarik penonton yang sebelumnya menikmati aspek kekerasan dalam tinju. MMA memperbolehkan banyak teknik beladiri untuk digunakan. Contohnya gerakan karate, tinju, judo dan masih banyak lagi bebas dilakukan untuk menjatuhkan lawan. Pertunjukan atlet yang bertarung dengan banyak kombinasi gerakan bela diri tentu lebih menarik dibanding gerakan monotone pada tinju. Aspek kekerasan pada MMA-pun lebih tinggi, tidak jarang banyak atlet yang pingsan dan berdarah pada sebuah pertandingan.

Gulat sebagai hiburan juga lebih menunjukan dinamika atlet di atas ring dan di luar ring. Drama dan cerita banyak menghiasi kegiatan semi-olahraga ini. Pertarungan biasanya telah direncanakan dengan penampilan dan pertarungan layaknya aksi panggung. Walaupun banyak orang yang mengetahui bahwa tayangan gulat macam ini adalah palsu, banyak orang masih menikmati tayangannya karena menghibur.

Kondisi kemerosotan tinju ini menyebabkan Situasi tinju dunia hari ini sedikit mengkhawatirkan dari segi persebaran tayangan. Jika pamor olahraga tinju makin merosot, sponsor dan aspek bisnis dari olahraga ini akan menjadi loyo sehingga akhirnya menghasilkan sebuah genre olahraga yang tidak bayak dilakukan di dunia.


Related Posts



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *